Senin, 13 Mei 2024

GELAS KIMIA

A. PENGERTIAN GELAS KIMIA

Gelas Kimia atau biasa disebut Beaker Glass merupakan gelas tinggi, berdiameter besar dengan skala sepanjang dindingnya, terbuat dari kaca borosilikat yang tahan terhadap panas hingga suhu 200 °C (pyrex). Gelas Kimia tersedia beberapa ukuran, yaitu 50 mL, 100 mL, 250 mL, 500 mL, 1000 mL dan 2 Liter, DLL.

TERMOMETER

 A. FUNGSI TERMOMETER

Termometer laboratorium memilki fungsi yaitu untuk dapat mengukur titik didih atau titik beku dalam sebuah penelitian di laboratorium.



 B. CARA PENGGUNAAN TERMOMETER

  1. Termometer tersebut harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum anda menggunakannya yaitu dibersihkan dari sisa-sisa zat kimia lain jika sebelumnya pernah digunakan. Mengapa demikian? Karena, bila misalnya masih ada sisa-sisa zat kimia yang menempel pada termometer tersebut, maka akan perlu diketahui akan kemungkinan dapat menimbulkan kontaminasi yang menyebabkan kerusakan pada zat yang akan diukur atau sampel yang akan diukur.
  2. Dipastikan terlebih dahulu pada ujung bawah termometer atau bagian sensor agar tidak menyentuh dasar dari wadah yang digunakan untuk meletakkan zat yang akan diukur atau sampel yang diukur.
  3. Hindari penyentuhan terhadap termometer dengan secara kontak langsung menggunakan tangan karena tangan memiliki suhu panas yang nantinya dapat menyebabkan atau berpengaruh terhadap hasil pengukuran pada alat termometer tersebut.

C. BAGIAN-BAGIAN TERMOMETER




MIKROMETER SEKRUP

A. PENGERTIAN MIKROMETER SEKRUP



Mikrometer sekrup merupakan alat ukur yang memiliki fungsi hampir sama dengan jangka sorong. Namun, jika dibandingkan dengan jangka sorong, mikrometer sekrup memiliki tingkat ketelitian 10 kali lebih tinggi.


B. CARA KERJA MIKROMETER SEKRUP


  1. Perhatikan letak garis skala di bagian atas sleeve, yaitu 5 mm
  2. Lihat garis skala di bagian bawah, yaitu: 0,5 mm
  3. Lalu lihat nilai di skala nonius di bagian Thumble yaitu 28 mm
  4. Kalikan nilai pada nonius dengan cara 28 x 0,01 mm = 0,28 mm
  5. Jumlahkan hasil ketiga pengukuran, tersebut: 5 mm + 0,5 mm + 0,28 mm = 5,78 mm.

C. BAGIAN - BAGIAN ALAT MIKROMETER SEKRUP



  1. FrameBagian ini memiliki bentuk menyerupai huruf U. Frame biasanya terbuat dari bahan logam tahan panas dan sangat tebal. Frame terbuat dari bahan tahan panas untuk meminimalisir efek pemuaian panjang yang bisa menggangu proses pengukuran.
  2. Anvil atau Poros Tetap. Poros tetap berfungsi sebagai penahan benda. Fungsi utama dari bagian ini adalah untuk mencegah benda bergerak atau bergeser saat akan diukur.
  3. Spindel atau Poros Gerak. Bagian mikrometer ini biasa disebut sebagai poros gerak. Bagian ini memiliki bentuk silinder dan dapat digerakkan menuju poros tetap. Silinder logam ini dapat digerakan maju-munder, menjauh, atau mendekati poros tetap.
  4. Lock Nut. Bagian ini berfungsi sebagai pengunci. Bagian ini dapat menahan poros gerak atau spindel agar tidak bergerak saat proses pengukuran benda.
  5. Sleeve. Bagian ini berbentuk batang logam dan diletakan pada bagian skala utama pengukuran (dalam satuan mm). Bagian ini berbentuk lingkaran yang berfungsi sebagai penunjuk skala pengukuran. Dalam satu buah mikrometer sekrup terdapat skala ganda, yaitu skala utama (main scale) dan skala nonius (skala putar).
  6. Thimble. Bagian  ini berbentuk batang logam dan bisa diputar. Ukurannya lebih besar dari sleeve dan jadi tempat diletakannya skala nonius. Bagian ini bisa digerakkan dengan tangan pengguna mikrometer.
  7. Ratchet. Bagian ini berfungsi menggerakan bagian poros gerak. Bagian ini dapat mengencangkan poros gerak jika sudah menyentuh benda dengan cara diputar searah jarum jam sampai terdengar bunyi ketukan logam (tik). 

JANGKA SORONG

A. Pengertian Jangka Sorong



Jangka Sorong atau dalam bahasa asing disebut vernier caliper adalah alat yang digunakan untuk mengukur besaran panjang yang terdiri atas rahang tetap yang memiliki skala utama dan rahang geser yang memiliki skala nonius. Alat ini memiliki tingkat ketelitian sampai dengan 0,01 mm dan dapat mengukur panjang benda sampai 20 cm.

B. Cara Penggunaan Jangka Sorong

  1. Prinsip utama menggunakan jangka sorong adalah apabila kunci yang terdapat pada jangka sorong dilonggarkan, maka papan skala nonius dapat digerakkan sesuai keperluan. 
  2. Dalam kegiatan pengukuran objek yang hendak diukur panjangnya atau diameternya maka objek akan dijepit diantara 2 penjepit (rahang) yang ada pada jangka sorong.
  3. Panjang objek dapat ditentukan secara langsung dengan membaca skala utama sampai sepersepuluh cm (0,1cm), kemudian menambahkan dengan hasil pembacaan pada skala nonius sampai seperseribu cm (0,001cm).

C. Bagian Jangka Sorong


  1. Rahang Dalam. Rahang dalam terdiri atas 2 rahang, yaitu rahang geser dan rahang tetap. Rahang dalam berfungsi untuk mengukur diameter luar atau ketebalan suatu benda.
  2. Rahang Luar. Rahang luar terdiri atas 2 rahang, yaitu rahang geser dan rahang tetap. Rahang luar berfungsi untuk mengukur diameter dalam suatu benda
  3. Depth probe atau pengukur kedalaman. Bagian ini berfungsi untuk mengukur kedalaman suatu benda
  4. Skala utama (dalam cm). Skala utama dalam bentuk satuan cm memiliki fungsi untuk menyatakan hasil pengukuran utama dalam bentuk centimeter (cm).
  5. Skala utama (dalam inchi). Skala utama dalam bentuk satuan cm memiliki fungsi untuk menyatakan hasil pengukuran utama dalam bentuk inchi.
  6. Skala nonius (dalam mm). Skala nonius dalam bentuk satuan mm memiliki fungsi sebagai skala pengukuran fraksi dalam bentuk milimeter (mm).
  7. Skala nonius (dalam inchi). Skala nonius dalam bentuk satuan inchi memiliki fungsi sebagai skala pengukuran fraksi dalam bentuk inchi.
  8. Pengunci. Mempunyai fungsi untuk menahan bagian-bagian yang bergerak saat berlangsungnya proses pengukuran misal rahang dan Depth probe.

MIKROSKOP

A. PENGERTIAN MIKROSKOP

Mikroskop ditemukan oleh Anthony Van Leewenhoek, penemuan ini sangat membantu peneliti dan ilmuan untuk mengamati objek mikroskopis.


B. FUNGSI MIKROSKOP

Fungsi utamanya adalah untuk melihat dan mengamati objek dengan ukuran sangat kecil yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang


C. BAGIAN MIKROSKOP

Agar dapat menggunakan mikroskop kita harus mengetahui bagian-bagiannya terlebih dahulu, untuk itu silahkan sahabat menyimak penjelasan kami tentang bagian-bagian mikroskop ini.
Bagian Mikroskop terbagi menjadi bagian Optik dan bagian Mekanik (Non-Optik)

Bagian-Bagian Optik
  1. Lensa Okuler, yaitu lensa yang terdapat di bagian ujung atas tabung pada gambar, pengamat melihat objek melalui lensa ini. Lensa okuler berfungsi untuk memperbesar kembali bayangan dari lensa objektif. Lensa okuler biasanya memiliki perbesaran 6, 10, atau 12 kali.
  2. Lensa Objektif, yaitu lensa yang dekat dengan objek. Biasanya terdapat 3 lensa objektif pada mikroskop, yaitu dengan perbesaran 10, 40, atau 100 kali. Saat menggunakan lensa objektif pengamat harus mengoleskan minyak emersi ke bagian objek, minyak emersi ini berfungsi sebagai pelumas dan untuk memperjelas bayangan benda, karena saat perbesaran 100 kali, letak lensa dengan objek yang diamati sangat dekat, bahkan kadang bersentuhan.
  3. Kondensor, yaitu bagian yang dapat diputar naik turun yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang dipantulkan oleh cermin dan memusatkannya ke objek.
  4. Diafragma, yaitu bagian yang berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk dan mengenai preparat.
  5. Cermin, yaitu bagian yang berfungsi untuk menerima dan mengarahkan cahaya yang diterima. Cermin mengarahkan cahaya dengan cara memantulkan cahaya tersebut.
Bagian-Bagian Mekanik (Non-Optik)
  1. Revolver, yaitu bagian yang berfungsi untuk mengatur perbesaran lensa objektif yang diinginkan.
  2. Tabung Mikroskop, yaitu bagian yang berfungsi untuk menghubungkan lensa objekti dan lensa okuler mikroskop.
  3. Lengan Mikroskop, yaitu bagian yang berfungsi untuk tempat pengamat memegang mikroskop.
  4. Meja Benda, yaitu bagian yang berfungsi untuk tempat menempatkan objek yang akan diamati, pada meja benda terdapat penjepit objek, yang menjaga objek tetap ditempat yang diinginkan.
  5. Makrometer (pemutar kasar), yaitu bagian yang berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan tabung secara cepat untuk pengaturan mendapatkan kejelasan dari gambaran objek yang diinginkan.
  6. Mikrometer (pemutar halus), yaitu bagian yang berfungsi untuk menaikkan atau menurunkan tabung secara lambat untuk pengaturan mendapatkan kejelasan dari gambaran objek yang diinginkan. 
  7. Kaki Mikroskop, yaitu bagian yang berfungsi sebagai penyagga yang menjaga mikroskop tetap pada tempat yang diinginkan, dan juga untuk tempat memegang mikroskop saat mikroskop hendak dipindahkan.

D. CARA PENGGUNAAN MIKROSKOP

  1. Peganglah lengan mikroskop dengan salah satu tangan dan tangan lain menyangga kaki mikroskop. Letakkan mikroskop di atas meja pengamatan dengan bagian lengan tepat berada di hadapanmu. Lalu, lensa dan cermin dengan menggunakan kertas tisu. Setelah dibersihkan, pasangkan lensa okuler dengan perbesaran lemah.
  2. Agar didapat medan penglihatan yang baik, putarlah revolver sehingga diperoleh perbesaran terkecil pada lensa objektif yang searah dengan lensa okuler dan tubus okuler.
  3. Putarlah cermin mikroskop ke arah sumber cahaya sambil melihat melalui lensa okuler sehingga diperoleh medan yang terang tanpa bayangan benda lain.
  4. Letakkan preparat yang akan kalian amati di atas meja benda, lalu jepitlah dengan penjepitnya sehingga cahaya yang terkumpul dalam kondensor menembus kaca benda.
  5. Fokuskan benda yang akan diamati. 

Kamis, 11 Agustus 2022

CACAR MONYET? APA IYA ADA VIRUS BARU?

HALLO kawan!, Yuk balik lagi bersama aku diseputar pengetahuan umum. Kali ini kita akan bahas seputar Cacar Monyet!😱😞😨

Aneh ga sih? apa iya ada cacar monyet beneran?😱Yuk kita cari tahu kebenarannya!

Kawan, ternyata benar cacar monyet itu ada! Cacar monyet atau monkeypox. Penyakit cacar monyet ini berasal dari binatang yaitu monyet dari golongan primata yang menginfeksi manusia. 

Kalian pernah tahu tidak cacar air? Cacar air memiliki kekerabatan dekat yaitu satu family dengan cacar monyet yang tergolong dalam family Orthopoxvirus

Virus cacar monyet ini telah diidentifikasi ada pada manusia sejak tahun 1970 di Republik Demokratik Kango, Afrika. Informasi Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan bahwa belum ada kasus positif cacar monyet ini di Indonesia. 

Seeeeraammm😔😱. Lalu bagaimana gejala dari cacar monyet itu?

Gejala dari cacar monyet ini berbeda-beda tergantung kondisi imunitas seseorang. Namun pada hari ke 1-3 akan muncul ruam dan bintik merah. Bintik dan ruam yang berisikan nanah tersebut akan bertahan kurang lebih 2-4 minggu. Perlu kita ketahui bahwa penyakit cacar monyet ini bersifat "self-limited" yang artinya bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan tergantung ketahanan dan imunitas setiap orang.

Perlu diketahui juga ya kawan-kawan, bahwa cacar monyet ini dapat menular secara langsung atau tidak langsung. Penularan tersebut bisa melalui luka, saluran pernafasan, atau selaput lendir. 

Ko jadi takut ya? Covid hampir reda kenapa ada virus lagi....😨😰

Sebenarnya virus ini bukan virus baru, hanya saja ini dijadikan sebagai pengingat bahwa kita perlu menjaga kesehatan dimana pun berada. Dari tahun 1970 hingga saat ini belum ada vaksin untuk virus cacar monyet. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat dan World Health Organization (WHO) ada beberapa langkah untuk mencegah penyakit cacar monyet, diantaranya menghindari kontak langsung dengan penderita cacar monyet dan melakukan pola hidup bersih dan sehat. 

Oiya apakah virus cacar monyet ini dapat bermutasi seperti virus corona?


Jawabannya, virus cacar monyet ini dapat bermutasi dan sudah bermutasi hingga 50 kali. Secara alami, virus akan membelah dan setiap kali membelah, berpotensi untuk terjadi mutasi. Namun, dengan adanya mutasi virus, mengartikan bahwa jenis virus cacar monyet tersebut memiliki karakter berbeda dengan virus cacar monyet yang ada di Afrika beberapa puluh tahun yang lalu. 

Dilansir dari artikel kompas mengatakan bahwa, perbedaan hasil mutasi virus cacar monyet tersebut terlihat dari penginfeksiannya, di Afrika bisa menginfeksi semua kelompok usia, dari anak-anak hingga lansia. Sementara itu, karakteristik virus cacar monyet di negara non endemis (khususnya Asia Tenggara), kasusnya didominasi oleh laki-laki berusia rata-rata sekitar 37 tahun. 

Sekian informasi dari aku, semoga bisa bermanfaat untuk kalian. Salam literasi👋💪

Rabu, 10 Agustus 2022

Ko Bisa Ya Langit Warna Biru?

Hai Sobat Bioedu? Bagaimana kabar kalian👋? semoga tetap sehat selalu ya dimana pun kalian berada...

Kembali bersama aku sobat, mari kita pecahkan kenapa kok langit berwarna biru ya?


Secara ilmiah, langit berwarna biru ada tiga hal penyebabnya yang pertama, karena cahaya; kedua, karena karena atmosfer yang ada dibumi, dan yang ketiga karena faktor penglihat manusia. 
WAH... ternyata seperti itu ya? Lalu, bagaimana penjelasannya? 

Mari kita bahas satu persatu-satu...


Apakah kalian pernah melihat cahaya matahri? hayo warna apa?😂

Kuningkan?....😕

Eist jawabannya belum tepat, ternyata warna matahari terdiri dari cahaya MEJIKUHIBINIU🌈. Yap!. (me)rah, (ji)ngga, (ku)ning, (hi)jau, (bi)ru, (ni)la, dan (u)ngu. 

Loh kok kaya pelangi ya? Iyap betul sekali, ketujuh cahya tersebut adalah gelombang cahaya tampak yang dipancarkan oleh matahari. Gabungan tujuh cahaya akan menjadi cahaya matahari berwarna putih. 

Apakah kalian masih ingat bahwa atmosfer bumi tersusun dari nitrogen, oksigen, karbondioksida, argon, ozon, dan gas lainnya? 

Nah, penyusun atmosfer tersebut akan berinteraksi dengan cahaya tampak yang mengakibatkan terjadinya penghamburan cahaya. Penghamburan cahaya inilah yang menjadi alasan mengapa langit berwarna biru. 

Hmm penghamburan? apa itu?, lalu kenapa harus biru? ðŸ‘€

Pengahamburan cahaya adalah proses dimana partikel gas menyerap cahaya tampak matahari dan dipancarkan kembali ke berbagai arah. Teorinya "Semakin rendah panjang gelombang yang dipancarkan oleh cahaya tampak, maka semakin banyak pula yang dihamburkan".  

Harus biru karena, mata manusia sensitif pada warna biru😱!. 


Selain itu, sel kerucut pada mata manusia yang berperan menangkap warna, lebih sensitif terhadap warna biru daripada nila dan ungu, sehingga mata manusia lebih mudah untuk menangkap warna biru langit... 

Bagimana pahamkan? Segitu dulu ya informasi dari aku, nanti jika ada informasi menarik aku share ya ke temen-temen. Selamat membaca yaa... Salam Literasi✌

Biologi Asyik!

PIPET TETES

A. PENGERTIAN PIPET TETES Pipet tetes merupakan salah satu alat kimia yang sangat umum digunakan dalam melakukan proses pengambilan cairan a...